/

Griya Schizofren: Menulis Ulang Narasi Kesehatan Mental di Indonesia

Sumber: Sovi Nur Wakhidah

Di tengah hiruk pikuk kehidupan, Griya Schizofren berdiri sebagai mercusuar harapan bagi individu dengan gangguan mental, yang sering disebut ODMK di Indonesia, yang terpojok oleh prasangka masyarakat.

Kesalahpahaman dan stigma mencap mereka sebagai orang yang terbuang, bahkan terkadang dianggap sebagai cacat keluarga dan bukan sebagai individu yang membutuhkan intervensi dan pemahaman medis.

Baca: Membantu Orang Lain: Sifat Universal Manusia

Kenyataan yang meresahkan muncul dari Riset Kesehatan Dasar Kementerian Kesehatan tahun 2018: peningkatan tajam jumlah rumah tangga yang mengalami gangguan jiwa, seperti skizofrenia.

Sementara jutaan orang bergulat dengan depresi, hanya 9 persen yang benar-benar mencari intervensi medis.

Terdapat kesenjangan yang mencolok dalam pemahaman dan kasih sayang, yang menuntut adanya perubahan.

Berakar pada hubungan pribadi dengan kesehatan mental melalui anggota keluarga dengan Down Syndrome, Triana Rahmawati, yang akrab disapa Tria, merasa terdorong untuk bertindak.

Kedekatannya dengan fasilitas kesehatan jiwa selama masa jabatannya di Universitas Sebelas Maret (UNS) semakin memantapkan komitmennya.

Bersama dua temannya, Febrianti Dwi Lestari dan Wulandari, Tria mencari tempat yang aman bagi ODMK.

Perjalanan mereka membawa mereka ke Griya PMI Peduli Surakarta, dimana perjalanan memanusiakan dan mengadvokasi ODMK dimulai dengan sungguh-sungguh.

Pengalaman mereka menghancurkan prasangka mereka tentang ODMK; mereka bertemu dengan individu-individu yang bersemangat, penuh dengan mimpi, aspirasi, dan keinginan untuk terhubung.

Dari pemahaman baru inilah lahirlah Griya Schizofren. Sebagai wadah berkumpulnya generasi muda Surakarta, ODMK menjadi tempat perlindungan dimana ODMK dapat berbagi, berekspresi, dan merasa dihargai.

Melalui musik, seni, dan percakapan yang menyentuh hati, mereka membongkar kesalahpahaman, menggantinya dengan ikatan yang tulus.

Namun visi tersebut lebih dari sekedar interaksi sosial. Griya Schizofren berupaya memberdayakan ODMK dengan mengakui bakat dan kemampuan yang melekat pada mereka.

Salah satu usaha cerdik mereka adalah mengubah karya seni yang dibuat oleh ODMK menjadi suvenir yang dapat dipasarkan.

Hal ini tidak hanya menanamkan rasa bangga dan prestasi pada ODMK tetapi juga mendukung kebutuhan medis mereka secara finansial.

Seperti banyak kasus lainnya, pandemi ini memberikan tantangan bagi Griya Schizofren.

Meski begitu, semangat komunitas yang tak tergoyahkan tetap terpancar saat mereka terus memberikan dukungan, beradaptasi, dan memastikan ODMK tetap aman, terinformasi, dan diperhatikan.

Sebagai pengakuan atas dampak besar yang mereka berikan, Tria dianugerahi SATU Indonesia Awards pada tahun 2017.

Namun selain penghargaan tersebut, kemenangan sebenarnya terletak pada perubahan persepsi, peningkatan pemahaman, dan rasa memiliki yang mereka tanamkan pada ODMK.

Ke depan, Tria membayangkan pengaruh Griya Schizofren meluas ke seluruh Indonesia, menciptakan lingkungan di mana ODMK dapat berkembang tanpa prasangka.

Ia mencita-citakan Indonesia bersatu dimana setiap orang secara aktif berkontribusi terhadap kemajuan masyarakat, bebas dari bias dan penuh dengan pemahaman.

Baca juga: Kisah Jason Arday, Profesor Kulit Hitam Termuda di Cambridge

Kisah Griya Schizofren lebih dari sekedar kisah inisiatif; ini adalah bukti kekuatan transformatif dari kasih sayang, pengertian, dan komunitas.

Dedikasi mereka yang tak tergoyahkan menerangi jalan menuju masa depan di mana kesehatan mental tidak dibayangi oleh stigma, namun dirayakan atas kekuatan, ketahanan, dan keberagaman yang dibawanya ke dalam kehidupan manusia.

7 Comments

  1. Hey there would you mind letting me know which
    webhost you’re using? I’ve loaded your blog in 3 completely different browsers and I must say this blog loads a lot quicker then most.
    Can you suggest a good web hosting provider at a reasonable price?
    Cheers, I appreciate it!

  2. Very soon this web site will be famous among all
    blogging and site-building viewers, due to it’s pleasant posts

  3. I’ve been browsing on-line more than three hours these days, but I by no means found any fascinating article like yours.
    It’s pretty worth enough for me. In my view, if all site owners and bloggers made excellent content material
    as you did, the net will be much more helpful than ever before.

Leave a Reply

Your email address will not be published.