//

Menggali Rahasia Budaya dan Kesehatan Wedang Uwuh

sumber: Harian Temanggung

Terletak di jantung budaya Indonesia, Jogja menawarkan minuman bersejarah yang melampaui waktu – Wedang Uwuh, ramuan herbal tradisional yang berasal dari kalangan kerajaan Raja Mataram.

Minuman yang tampaknya biasa ini memiliki latar belakang sejarah yang kaya, filosofi yang mendalam, dan segudang manfaat kesehatan yang terus memikat baik penduduk lokal maupun wisatawan.

Asal Usul Kerajaan Wedang Uwuh

Narasi Wedang Uwuh sarat dengan royalti. Menurut Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia, permulaannya dimulai pada masa pemerintahan Sultan Agung Mataram.

Baca: Kopi dan Pemandangan di Jogjakarta

Kisah ini terungkap ketika Sultan dan rombongan mencari kuburan kerajaan yang cocok di Imogiri (Bantul).

Suatu peristiwa yang tidak disengaja pada suatu malam, yang melibatkan permintaan Sultan untuk minuman hangat, menyebabkan terciptanya perpaduan yang tidak terduga.

Angin malam menyapu dedaunan dan ranting ke dalam wedang secang Sultan, mengubahnya menjadi campuran kebetulan yang menyenangkan hati penguasa.

Hal ini menandai lahirnya Wedang Uwuh, minuman yang awalnya diperuntukkan bagi pemanjaan kerajaan dan tamu-tamu terhormat, yang akhirnya disayangi oleh masyarakat Jawa yang lebih luas.

Filosofi Dibalik Minuman ‘Sampah’

Etimologi dari ‘Wedang Uwuh’ secara menarik diterjemahkan menjadi ‘minuman sampah’ dalam bahasa Jawa, mengacu pada campuran daun dan rempah-rempah yang menyerupai sampah.

Meski terlihat sederhana, minuman ini menyimpan segudang manfaat kesehatan.

Menurut Pemprov Jogja, bahan-bahannya bukan sekedar sampah; merupakan campuran jahe, kayu secang, kayu manis, serai, pala, kapulaga, dan gula batu yang dipilih dengan cermat.

Setiap komponen dipilih dengan sengaja, berkontribusi terhadap profil rasa dan sifat penyembuhan minuman.

Ramuan Kerajaan untuk Kesehatan

Namun apa yang mengubah Wedang Uwuh dari minuman bersejarah menjadi obat mujarab penyembuh?

Konstelasi manfaat kesehatannya menjawab hal ini. Wedang Uwuh terkenal dapat meringankan penyakit mulai dari asam urat, berkat jahe merah dan kayu secang, hingga pencegahan penyakit jantung karena kandungan kayu manis.

Selain itu, komponen gula batunya dipuji karena kemanjurannya melawan batuk dan pilek, menenangkan tenggorokan, dan meningkatkan kesehatan secara keseluruhan.

Dalam perjuangan tanpa henti melawan radikal bebas, minuman ini terbukti menjadi sekutu yang tangguh.

Bahan serai mengandung antioksidan, menangkal kerusakan sel, dan menjaga kesehatan jantung.

Selain itu, kehadiran kapulaga meningkatkan mekanisme pertahanan tubuh, memperkuatnya terhadap invasi bakteri dan ancaman patogen.

Ramuan yang Dihormati Waktu untuk Dunia Modern

Dari koridor kerajaan di Mataram kuno hingga jalanan ramai di Jogja kontemporer, minuman ini tetap menjadi bukti ketahanan budaya Jawa dan kearifan pengobatan tradisional.

Baca juga: Kuliner Jogjakarta Yang Sayang Untuk Dilewatkan

Ini bukan sekedar minuman; ini adalah warisan budaya yang menyehatkan tubuh, memanjakan lidah, dan menghidupkan kembali hubungan sejarah.

Bagi yang berani mendalami tradisi Jogja, seteguk Wedang Uwuh memang terasa seperti meneguk waktu.

6 Comments

  1. I love your blog.. very nice colors & theme. Did you make this website yourself
    or did you hire someone to do it for you? Plz reply as I’m looking to create my own blog and would like to find out where u got this from.
    thanks a lot

  2. Fantastic beat ! I wish to apprentice while you amend
    your web site, how can i subscribe for a blog web site?
    The account helped me a applicable deal. I had been tiny bit familiar of this your broadcast offered vivid transparent concept

Leave a Reply

Your email address will not be published.