/

5 Rekomendasi Gelato di Bali For This Summer

Bali memang punya banyak cara untuk membuat orang lupa waktu. Bisa karena terlalu lama duduk di beach club, tiba-tiba memutuskan belok ke toko kecil yang menarik perhatian, atau sesederhana berhenti karena melihat etalase penuh gelato warna-warni.

Saat matahari sedang terik, rasanya sulit menolak satu cup gelato. Bukan hanya dingin, tapi juga jadi jeda yang pas sebelum melanjutkan perjalanan ke destinasi berikutnya. Untungnya, hampir setiap kawasan di Bali punya gelateria andalannya sendiri. Ada yang sudah jadi legenda, ada juga yang diam-diam jadi favorit warga lokal.

Berikut rekomendasi lima tempat gelato di Bali.

1. Massimo Gelato

๐Ÿ“ Jl. Danau Tamblingan No. 226, Sanur, Denpasar Selatan, Bali
๐Ÿ•’ Buka setiap hari | 09.00โ€“23.00 WITA

Di Sanur, antrean di depan Massimo sudah seperti bagian dari pemandangan. Bahkan sebelum melihat papan tokonya, biasanya orang-orang sudah lebih dulu melihat barisan pengunjung yang rela menunggu sambil mengintip etalase gelato.

Pilihan rasanya nyaris tidak ada habisnya. Pistachio masih jadi favorit banyak orang, disusul salted caramel, dark chocolate, hingga berbagai rasa buah yang terasa segar di cuaca Bali. Porsinya juga terkenal royal. Tidak heran kalau banyak yang datang dengan niat membeli satu scoop, lalu pulang membawa dua.

2. Gusto Gelato & Caffรจ

๐Ÿ“ Jl. Mertanadi No. 46B, Kerobokan Kelod, Kuta Utara, Badung, Bali
๐Ÿ•’ Buka setiap hari | 10.00โ€“22.00 WITA

Seminyak punya banyak tempat buat ngopi, tapi ketika obrolannya bergeser ke gelato, nama Gusto hampir selalu ikut disebut.

Etalasenya dipenuhi puluhan rasa yang berganti secara berkala. Ada pilihan klasik seperti tiramisu dan hazelnut, ada juga kreasi yang memanfaatkan bahan-bahan lokal. Tempatnya sederhana, tetapi justru itu yang membuat banyak orang betah duduk lebih lama sebelum kembali menyusuri jalanan Seminyak.

3. Gelato Secrets

๐Ÿ“ Jl. Monkey Forest (Wenara Wana), Ubud, Gianyar, Bali
๐Ÿ•’ Buka setiap hari | 10.00โ€“23.00 WITA

Setelah berjalan kaki mengelilingi Ubud, berhenti sejenak di Gelato Secrets terasa seperti keputusan yang selalu tepat.

Pilihan seperti coconut, avocado, dragon fruit, sampai espresso jadi teman yang pas setelah seharian menikmati udara Ubud yang hangat. Suasananya juga lebih tenang dibanding kawasan wisata lain di Bali, jadi tidak ada salahnya memperlambat langkah sebentar.

4. Pinkies Gelato & Coffee

๐Ÿ“ Komplek Pertokoan Kuta Gallery, Jl. Patih Jelantik No. 5, Kuta, Bali
๐Ÿ•’ Buka setiap hari | 09.00โ€“23.00 WITA

Kalau kamu suka gelato dengan pilihan rasa yang banyak, Pinkies Gelato & Coffee layak masuk daftar. Tempat ini dikenal dengan gelato bergaya artisan yang dibuat fresh setiap hari, mulai dari rasa klasik sampai kombinasi yang lebih unik.

Pistachio, Salted Caramel, Dark Chocolate, hingga varian buah tropis jadi beberapa rasa yang paling sering dipilih pengunjung. Teksturnya lembut, tidak terlalu manis, dan setiap rasa terasa cukup autentik. Selain gelato, kamu juga bisa menikmati kopi, jadi cocok untuk sekadar istirahat setelah berkeliling Kuta. Kadang yang membuat orang kembali bukan hanya karena ingin makan es krim, tetapi karena menemukan rasa favorit yang sulit dilupakan.

5. Al Bacio Gelato & Cafe

๐Ÿ“ Jl. Tukad Musi I No. 3A, Renon, Denpasar, Bali
๐Ÿ•’ Buka setiap hari | 11.00โ€“22.00 WITA

Al Bacio Gelato & Cafe jadi salah satu tempat yang cocok kalau kamu ingin menikmati gelato sambil bersantai di suasana kafe yang tenang. Pilihan rasanya cukup beragam, mulai dari varian klasik hingga rasa yang lebih unik, semuanya dibuat dengan tekstur yang lembut dan creamy.

Pistachio, Brownie, hingga Es Pisang Ijo menjadi beberapa rasa yang paling sering dicari pengunjung. Kalau ingin sesuatu yang lebih mengenyangkan, kamu juga bisa memadukan gelato dengan waffle yang dibuat fresh saat dipesan. Kadang yang membuat orang kembali bukan hanya karena gelatonya, tetapi juga karena suasananya yang nyaman untuk ngobrol santai atau menghabiskan sore bersama teman.

Kadang Liburan yang Paling Diingat Justru Hal-Hal Sederhana

Orang mungkin lupa pantai mana yang dikunjungi lebih dulu atau kafe mana yang sempat didatangi. Tapi ada hal-hal kecil yang biasanya masih melekat, seperti rasa pistachio yang ternyata lebih enak dari dugaan, atau gelato yang dinikmati sambil berjalan tanpa tujuan di sore hari.

Kalau Bali sudah ada di rencana perjalananmu musim panas ini, tidak ada salahnya menyisakan satu atau dua pemberhentian tambahan. Siapa tahu, justru gelato terbaik yang paling lama kamu ingat setelah liburan selesai.


Di mana gelato terbaik di Bali?

Beberapa gelateria yang paling sering direkomendasikan wisatawan dan warga lokal di Bali adalah Massimo Gelato di Sanur, Gusto Gelato di Seminyak, Gelato Secrets di Ubud, Pinkies Gelato & Coffee di Kuta, serta Al Bacio Gelato & Cafe di Denpasar. Masing-masing menawarkan karakter rasa dan suasana yang berbeda.

Gelato berasal dari Italia dan umumnya mengandung lebih sedikit lemak dibanding es krim. Teksturnya lebih padat, lembut, dan kaya rasa karena proses pembuatannya menggunakan lebih sedikit udara. Gelato juga biasanya disajikan pada suhu yang sedikit lebih hangat sehingga rasa lebih terasa di lidah.

Kawasan mana di Bali yang memiliki banyak pilihan gelato?

Sanur, Seminyak, Ubud, Kuta, dan Denpasar menjadi beberapa kawasan yang memiliki banyak pilihan gelateria populer. Selain mudah dijangkau wisatawan, kawasan-kawasan ini juga dikenal sebagai pusat kuliner dan gaya hidup di Bali.

Berapa harga gelato di Bali?

Harga gelato di Bali umumnya berkisar antara IDR 30.000 hingga IDR 90.000 tergantung jumlah scoop, lokasi, dan jenis rasa yang dipilih. Beberapa gelateria premium menawarkan varian spesial dengan harga yang sedikit lebih tinggi.

Apakah ada gelato halal di Bali?

Sebagian besar gelateria di Bali menggunakan bahan dasar susu, buah, dan cokelat. Namun bagi pengunjung yang memiliki preferensi tertentu, disarankan untuk menanyakan langsung komposisi bahan kepada staf sebelum memesan.

Kapan waktu terbaik menikmati gelato di Bali?

Gelato bisa dinikmati kapan saja, tetapi banyak wisatawan memilih menikmatinya pada siang hingga sore hari setelah beraktivitas di pantai, berjalan-jalan di pusat kota, atau menjelajahi kawasan wisata seperti Ubud dan Seminyak.

Mengapa gelato menjadi salah satu kuliner favorit wisatawan di Bali?

Selain cocok dengan iklim tropis Bali yang hangat sepanjang tahun, gelato juga menawarkan berbagai pilihan rasa yang memadukan bahan-bahan lokal dan internasional. Tidak sedikit gelateria di Bali yang menggunakan buah tropis segar dan bahan artisan untuk menciptakan rasa yang unik.