///

Dikontak langsung Urban Outfitters, Koleksi Diana Rikasari Warnai New York

Koleksi Upcycled Fashion Diana Rikasari x Urban Outfitters. Foto: Instagram @dianarikasari

Berulangkali mengharumkan tanah air melalui karya, itulah konsistensi seorang Diana Rikasari, fashion designer asal Indonesia yang selalu tampil ceria, berjiwa muda, sekaligus menekankan nilai-nilai keberlanjutan di karyanya. Selain sepatu hasil desain Diana yang pernah dipakai di film Disney, karakter dan fashion Diana yang unik dan playful sempat membuat Diana Rikasari diabadikan sebagai sebuah patung lilin dan dipamerkan selama tiga hari di Museum Sejarah dan Etnologi, St. Gallen (HVM), Swiss.

Diana Rikasari bersama patung lilin dirinya (Foto: instagram @dianarikasari)

Semakin membanggakan, baru-baru ini karya Diana Rikasari bisa dinikmati dan didapatkan oleh pecinta fashion lewat Urban Outfitters, sebuah perusahaan ritel multinasional Amerika Serikat yang menyediakan barang-barang kebutuhan lifestyle. Baju-baju desain Diana Rikasari tampak ditampilkan di etalase Urban Outfitters Herald Square, New York. Mengulik soal hal ini, ternyata menurut Diana bisa dibilang prosesnya cukup cepat. Diana menerima email langsung dari pihak Urban Outfitters yang mengajaknya berkolaborasi untuk Upcycling Capsule Collection.

Kemudian untuk mengisi koleksi tersebut, Diana memproduksi total 60 karya, yang semuanya menggunakan upcyling vintage garments seperti t-shirts, sprei, selimut, hingga denim yang sudah tidak terpakai. Yang lebih mengagumkan lagi, proses pembuatannya dikerjakan handmade oleh Diana selama satu bulan penuh! Secara khusus, Diana melakukan upcycle pada 5 box yang berisi bahan-bahan bekas dan menyulapnya menjadi koleksi fashion yang limited edition. Peluncuran koleksi ini juga sekaligus memperingati Hari Bumi pada tanggal 22 April 2022 lalu.

Tampil dengan karya upcycled fashion buatan sendiri (Foto: Instagram @dianarikasari)
Berbincang soal ketertarikan akan upcycled fashion, diakui Diana dimulai ketika ia menonton dokumenter tentang industri fashion dan dampak fast fashion terhadap lingkungan. “Aku baca-baca artikel tentang topik ini, dan sejak itu aku udah nggak bisa “tutup mata” lagi. Pelan-pelan mulai belajar tentang bagaimana aku bisa lebih menerapkan nilai-nilai sustainable fashion, hingga akhirnya jadi menikmati berkarya dalam lingkup upcycling dan recycling, ” ungkap Diana.
Diana Rikasari juga memiliki dua fashion line yang sedang dikerjakannya, yaitu @IWEARUP dan @bydianarikasari. “To have fun, to embrace our inner childlike fantasies, to be comfortable in being yourself,” jawab Diana saat ditanya soal pesan apa yang ingin disampaikan lewat warna-warni yang hadir di setiap karya fashion miliknya. Selain dikenal sebagai seorang disainer, Diana Rikasari yang mengaku sejak kecil suka menulis hal-hal tentang hidup, ternyata juga dikenal sebagai seorang penulis lewat buku #88LoveLife yang telah rilis 4 jilid.
Mengerjakan karya secara handmade (Foto: dianarikasari.com)

Melalui unggahan instagram, Diana juga kerap berbagi kehidupannya di kota Lausanne, Swiss. Meski tinggal dan populer hingga ke negeri orang, ia tak segan-segan menggaungkan nama Indonesia lewat berbagai karyanya. Untuk generasi muda dan pecinta fashion, Diana berpesan untuk lebih mindful dalam berkarya dan berbisnis, “lebih berpikir pada dampak dari apa yang kita lakukan, tidak sekedar profit-oriented,” ungkapnya lagi.

 

 

Risa Sastromidjojo

INFJ fairy who writes tales & creates her own reality

12 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.