IGNITE 2026: Merayakan Warisan Kuliner Nusantara Bersama Chef William Wongso dan Chef Jero Yudhi

Melalui tema Chronicles of Nusantara, gala tahunan Green School Foundation mengajak para tamu menelusuri hubungan antara tanah, pangan, budaya, dan tradisi Indonesia dalam sebuah pengalaman kuliner dan budaya di Green School Bali.

Warisan budaya Indonesia sering kali hadir dalam hal-hal yang paling dekat dengan kehidupan sehari-hari. Dari nasi yang tersaji di meja makan, rempah-rempah yang tumbuh di kebun, kain tradisional yang dibuat dengan tangan, hingga resep keluarga yang diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Semuanya memiliki satu kesamaan: berakar dari tanah tempat kita hidup.

Gagasan inilah yang menjadi inti dari IGNITE 2026: Chronicles of Nusantara, gala penggalangan dana tahunan yang diselenggarakan oleh Green School Foundation pada 3 Oktober 2026 di Green School Bali.

Memasuki penyelenggaraannya yang kedelapan, IGNITE tahun ini mengangkat kekayaan Indonesia melalui perspektif yang lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari. Nusantara dipandang sebagai warisan yang terus hidup melalui makanan, pertanian, kerajinan, material alami, serta pengetahuan lokal yang masih dipraktikkan hingga sekarang.

Bagi Green School Foundation, hubungan antara pertanian dan budaya merupakan bagian penting dari cerita tersebut. Bahan pangan, serat alami untuk tekstil, tanaman yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari, hingga bambu yang membentuk ruang tinggal masyarakat, semuanya memperlihatkan bagaimana alam turut membentuk identitas budaya Indonesia.

Salah satu daya tarik utama IGNITE 2026 adalah pengalaman makan malam yang dipandu oleh dua nama dengan kontribusi penting dalam dunia kuliner Indonesia: Chef William Wongso dan Chef Jero Yudhi dari Dapur Bali Mula.

Dikenal luas melalui eksplorasinya terhadap gastronomi Indonesia, Chef William Wongso telah menghabiskan puluhan tahun memperkenalkan kekayaan kuliner Nusantara. Karya kulinernya juga terdokumentasi dalam buku Flavors of Indonesia: William Wongso’s Culinary Wonders, yang mendapat penghargaan internasional.

Sementara itu, Chef Jero Yudhi membawa perspektif yang berakar pada tradisi kuliner Bali. Melalui Dapur Bali Mula di Bali Utara, ia berupaya mempertahankan penggunaan bahan-bahan lokal dan pengetahuan gastronomi tradisional yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat setempat.

Pertemuan keduanya menghadirkan kesempatan untuk melihat kekayaan kuliner Indonesia melalui dua perspektif yang saling melengkapi. Pengalaman dan eksplorasi Chef William Wongso akan bertemu dengan dedikasi Chef Jero Yudhi terhadap bahan lokal serta tradisi kuliner Bali.

Hasilnya adalah sebuah jamuan makan malam yang dirancang untuk membawa tamu menyusuri lanskap rasa Nusantara, dengan bahan, cerita, dan tradisi sebagai bagian dari setiap hidangan.

Pengalaman IGNITE 2026 tidak berhenti di meja makan. Sebelum mencapai acara makan malam utama, para tamu akan diajak menjelajahi area Green School Bali melalui sebuah perjalanan yang dikurasi untuk memperlihatkan berbagai sisi kehidupan Nusantara. Di tengah lingkungan hutan bambu, sejumlah ruang pengalaman akan menghadirkan kerajinan tangan, pangan, pertanian, pertunjukan, hingga ritual keseharian. Para perajin dan komunitas lokal juga akan berbagi keterampilan serta cerita di balik praktik budaya yang mereka pertahankan.

Pendekatan ini membuat Chronicles of Nusantara terasa seperti perjalanan lintas budaya dalam satu lokasi. Pengunjung dapat mengenal bagaimana tradisi tetap hadir dalam kehidupan modern melalui karya, keterampilan, bahan alami, dan interaksi antargenerasi.

Setelah perjalanan tersebut, malam akan berlanjut dengan jamuan makan malam, pertunjukan seniman lokal, serta LIVE Auction yang menghadirkan berbagai kontribusi dari mitra hospitality, seniman, perajin, dan pelaku usaha dari berbagai wilayah Indonesia.

Di balik pengalaman kuliner dan budaya yang ditawarkan, IGNITE memiliki tujuan yang lebih besar sebagai acara penggalangan dana. Dana yang terkumpul akan mendukung berbagai program Green School Foundation, termasuk Environmental School Project, sebuah inisiatif pembelajaran keberlanjutan berbasis pengalaman langsung bagi sekolah-sekolah lokal.

Program lainnya adalah Agricultural University Scholarship Program, yang memberikan kesempatan bagi mahasiswa Indonesia untuk menempuh pendidikan di bidang pertanian. Inisiatif ini diharapkan dapat mendukung regenerasi sektor pertanian Indonesia melalui kehadiran generasi muda yang memiliki pengetahuan dan kapasitas untuk mengembangkan praktik pertanian berkelanjutan.

Kedua program tersebut memiliki hubungan erat dengan tema IGNITE tahun ini. Pembicaraan tentang warisan Nusantara pada akhirnya juga berkaitan dengan bagaimana pengetahuan tentang tanah, pangan, dan lingkungan dapat terus diteruskan kepada generasi berikutnya.

Ada banyak cara untuk mengenal Indonesia. Salah satunya adalah melalui makanan yang kita santap, bahan yang kita gunakan, keterampilan yang kita pelajari, dan tradisi yang terus dijalankan oleh komunitas di berbagai daerah. Melalui Chronicles of Nusantara, IGNITE 2026 mengajak publik melihat kembali hubungan tersebut dalam sebuah pengalaman yang mempertemukan gastronomi, seni, budaya, dan pendidikan. Diselenggarakan pada 3 Oktober 2026 di Green School Bali, acara ini menawarkan sebuah malam untuk menikmati kekayaan Nusantara sekaligus mendukung inisiatif pendidikan dan keberlanjutan bagi generasi mendatang.