Dengan mundurnya Gus Miftah sebagai staff khusus Presiden, mungkin ada pelajaran untuk kita semua yang bisa dipetik. Saya melihat kasus ini dari sisi seorang perempuan Indonesia, yang cinta negaranya, yang cinta Ibunya, saudara-saudarinya, yang menghargai dan mengasihi Ayahnya. Untuk saya secara personal,