Fashion tidak selalu berhenti pada fungsi pakaian. Melalui pemilihan bahan, bentuk, warna, dan detail, busana dapat menjadi medium untuk menyampaikan gagasan. Di Indonesia, sejumlah desainer mengembangkan bahasa visual yang terinspirasi oleh seni rupa, tradisi tekstil, arsitektur, hingga budaya populer. Hasilnya adalah karya yang tidak hanya berbicara tentang tren, tetapi juga identitas dan cara melihat dunia. Pertemuan antara seni dan fashion
Read More »Fashion tidak selalu berhenti pada fungsi pakaian. Melalui pemilihan bahan, bentuk, warna, dan detail, busana dapat menjadi medium untuk menyampaikan gagasan. Di Indonesia, sejumlah desainer mengembangkan bahasa visual yang terinspirasi oleh seni rupa, tradisi tekstil, arsitektur, hingga budaya populer. Hasilnya adalah karya
Jakarta tidak hanya menawarkan pusat perbelanjaan, restoran baru, dan tempat berkumpul yang menarik. Di balik ritme kota yang serba cepat, ada ruang-ruang seni yang mengajak pengunjung berhenti sejenak, mengamati sesuatu dari sudut pandang berbeda, dan menemukan cerita di balik sebuah karya. Mulai
Bali selalu punya cara untuk memanjakan para pencinta seni dan estetika visual. Dari galeri kontemporer tersembunyi hingga ruang kreatif multi-space yang memadukan pameran, kopi, dan arsitektur menawan, pulau ini tidak pernah kehabisan spot inspiratif untuk dieksplorasi. Buat kamu yang sedang mencari ide
Bali selalu punya cara untuk memanjakan para pencinta seni dan estetika visual. Dari galeri kontemporer tersembunyi hingga ruang kreatif multi-space yang memadukan pameran, kopi, dan arsitektur menawan, pulau ini tidak pernah kehabisan spot inspiratif untuk dieksplorasi. Buat kamu yang sedang mencari ide
Oktober membawa rangkaian agenda seni yang cukup padat ke Jakarta. Dari art fair berskala regional hingga pameran tunggal seniman Indonesia dan biennale yang mengambil kota sebagai titik berangkat, kalender seni bulan ini menawarkan pengalaman dengan karakter yang beragam. Beberapa agenda berlangsung hanya
Batas antara seni dan fashion semakin sulit dilihat sebagai dua dunia yang berdiri sendiri. Keduanya sama-sama bekerja dengan warna, bentuk, material, simbol, narasi, dan pengalaman visual, hanya saja medium yang digunakan berbeda. Seni dapat hidup di kanvas, instalasi, patung, atau ruang, sementara
Memasuki awal Oktober 2026, kalender acara di Jakarta, Bali, dan Singapore mulai dipenuhi agenda yang mempertemukan seni, musik, literasi, teknologi, hingga nightlife. Rentang 1–7 Oktober menjadi waktu yang menarik untuk mengeksplorasi berbagai acara, terutama karena beberapa agenda berlangsung hanya beberapa hari. Dari
Bagi pencinta kuliner, menjelajahi kekayaan rasa Indonesia tidak selalu harus dilakukan dengan bepergian dari satu kota ke kota lain. Tahun ini, berbagai cita rasa khas Nusantara hadir dalam satu tempat melalui JF3 Food Festival 2026 di La Piazza, Summarecon Mall Kelapa Gading,
Pariwisata terasa lebih berarti ketika masyarakat lokal ikut menjadi bagian dari pengalaman dan pengelolaannya. Konsep community-based tourism atau pariwisata berbasis masyarakat memberi ruang bagi warga untuk mengembangkan homestay, kuliner, kerajinan, aktivitas budaya, hingga atraksi wisata yang berasal dari potensi daerah mereka. Di
Melalui Jimbaran Hub, bagian dari ekosistem terpadu Jimbaran Hijau, Bali semakin memiliki ruang bagi pertemuan antara kreativitas, komunitas, dan industri global. Ada cara lain untuk melihat sebuah kawasan selain dari bangunan yang berdiri di atasnya. Sebuah kawasan dapat dibaca dari apa yang