
Pengalaman menginap tidak hanya ditentukan oleh kenyamanan kamar atau fasilitas yang tersedia. Arsitektur, pemilihan material, furnitur, dan karya seni juga dapat membentuk suasana sebuah hotel. Pada sejumlah destinasi, desain bahkan menjadi bagian penting dari identitas tempat, menciptakan pengalaman yang menghubungkan pengunjung dengan budaya dan lingkungan sekitarnya.
Bagi kamu yang tertarik pada seni dan desain, hotel dengan pendekatan kreatif menawarkan cara berbeda untuk menikmati perjalanan. Lima destinasi berikut memperlihatkan beragam pendekatan, mulai dari arsitektur kontemporer hingga penggunaan karya seni dalam ruang hospitality. Perlu diingat bahwa akses ke fasilitas hotel tertentu dapat dibatasi bagi tamu yang menginap.
1. COMO Canggu
COMO Canggu merupakan hotel di kawasan Echo Beach, Bali, yang menghadirkan perpaduan arsitektur kontemporer, desain interior artistik, dan lanskap tropis. Karakter desainnya memadukan estetika modern dengan keindahan alam sekitar, menciptakan suasana yang elegan, nyaman, dan memiliki identitas visual yang kuat.
Keunikan desain COMO Canggu terlihat dari perpaduan sentuhan internasional dan elemen khas Bali. Melalui kolaborasi desainer Koichiro Ikebuchi dan Paola Navone, serta perancangan lanskap oleh Trevor Hillier, setiap ruang menampilkan karakter yang berbeda dengan pendekatan desain yang modern, artistik, dan harmonis dengan lingkungan pesisir.

Alamat: Jalan Pantai Batu Mejan, Echo Beach, Canggu, Bali
Jam kunjungan: Mengikuti ketentuan hotel
2. Museum Batik — Yogyakarta

Konsep hotel yang menggabungkan akomodasi dengan koleksi seni dapat menawarkan pengalaman berbeda dari penginapan konvensional. Namun, nama dan status operasional tempat yang dimaksud perlu dipastikan sebelum publikasi. Untuk artikel final, pilih properti yang memiliki dokumentasi resmi mengenai koleksi, desain, serta fasilitasnya. Pendekatan ini relevan untuk pembaca yang tertarik pada hubungan antara pengalaman menginap dan seni, asalkan detail properti telah terverifikasi.
Alamat: Jl. Doktor Sutomo No.13A, Bausasran, Kec. Danurejan, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55211
Jam kunjungan: Mengikuti ketentuan hotel.
3. The Apurva Kempinski Bali
Alamat: Jalan Raya Nusa Dua Selatan, Sawangan, Nusa Dua, Bali.
Jam kunjungan: Mengikuti fasilitas dan reservasi hotel.
The Apurva Kempinski Bali mengembangkan desain hospitality dengan referensi pada arsitektur dan budaya Indonesia. Komposisi ruang, detail dekoratif, dan skala bangunan menjadi bagian dari pengalaman visual yang kuat. Pendekatan tersebut memperlihatkan bagaimana identitas budaya dapat diterapkan dalam lingkungan hotel modern. Menarik untuk mengamati bagaimana arsitektur, elemen dekoratif, dan narasi budaya membentuk identitas sebuah properti. Kunjungan ke fasilitas tertentu mungkin memerlukan reservasi.
4. The Dharmawangsa Jakarta

Memadukan arsitektur yang terinspirasi dari warisan Indonesia dengan pendekatan hospitality yang elegan. Detail interior, penggunaan material, serta elemen dekoratif yang merujuk pada budaya Nusantara membentuk identitas visual yang terasa khas. Pendekatan desainnya memperlihatkan bagaimana tradisi dapat diterjemahkan ke dalam ruang hotel modern tanpa kehilangan karakter lokal.
Bagi pencinta desain, properti ini menarik untuk diamati melalui komposisi ruang, pilihan furnitur, dan detail arsitektur yang menjadi bagian dari pengalaman menginap. Untuk kunjungan tanpa menginap, pastikan terlebih dahulu akses ke restoran atau fasilitas publik yang tersedia.
Alamat: Jl. Brawijaya Raya No.26, RT.1/RW.2, Pulo, Kec. Kby. Baru, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12160
Jam kunjungan: Mengikuti ketentuan hotel
5. Amanjiwo

Dirancang oleh arsitek Ed Tuttle sebagai gema dari Candi Borobudur yang terlihat dari kejauhan. Bangunan utamanya berbentuk seperti kuil berpilar dari batu paras setempat, dengan rotunda pusat dan suite yang tersusun melingkar. Lingkaran, persegi, dan bulan sabit menjadi bahasa geometri yang mengaitkan arsitektur hotel dengan monumen di seberangnya. Hotel ini juga memiliki galeri seni dan perpustakaan yang kerap menjadi ruang berbagi tentang sejarah Jawa. Amanjiwo menjadi contoh bagaimana desain dapat dibangun dari dialog dengan lanskap dan warisan budaya sekitarnya.
Alamat: Amanjiwo, Desa, Sawah, Majaksingi, Borobudur, Magelang Regency, Central Java 56553
Jam kunjungan: Mengikuti ketentuan hotel
Tips Menikmati Hotel dengan Desain Artistik
Jika tujuanmu adalah mengamati arsitektur dan desain, cari informasi tentang karya, arsitek, desainer interior, serta material yang digunakan. Pastikan juga apakah properti menerima pengunjung non-tamu atau menyediakan restoran dan fasilitas publik yang bisa direservasi.
Hotel dengan pendekatan artistik memperlihatkan bahwa desain dapat menjadi bagian dari pengalaman perjalanan. Melalui arsitektur, material, dan karya seni, ruang hospitality dapat menghadirkan identitas yang lebih kuat sekaligus membuka inspirasi baru bagi pencinta desain.
FAQ
Apa yang dimaksud dengan art hotel?
Art hotel adalah istilah untuk properti hospitality yang menempatkan seni atau desain sebagai bagian penting dari identitas dan pengalaman ruangnya.
Apakah hotel dengan desain artistik selalu memiliki galeri?
Tidak. Seni dapat hadir melalui arsitektur, instalasi, furnitur, dekorasi, atau kolaborasi dengan seniman.
Apakah pengunjung non-tamu bisa melihat desain hotel?
Tergantung kebijakan properti. Periksa akses restoran, fasilitas publik, dan ketentuan reservasi terlebih dahulu.
Mengapa arsitektur penting dalam pengalaman menginap?
Arsitektur memengaruhi suasana, alur pergerakan, kenyamanan, dan cara pengunjung berinteraksi dengan ruang.
Bagaimana mengetahui desainer sebuah hotel?
Periksa situs resmi hotel, portofolio arsitek, atau publikasi proyek yang dapat diverifikasi.
TAG: hotel desain artistik, art hotel Indonesia, hotel Bali, Desa Potato Head, Potato Head Studios, AM House, The Apurva Kempinski Bali, arsitektur hotel, desain interior, hospitality design.
