Jakarta memiliki banyak cara untuk menikmati malam. Di antara bar dengan suasana meriah dan rooftop yang ramai, terdapat sejumlah tempat yang menawarkan pengalaman lebih intimate melalui konsep speakeasy, pencahayaan temaram, cocktail yang dikurasi, serta interior dengan karakter yang kuat.
Konsep speakeasy sendiri lekat dengan bar yang memiliki atmosfer tersembunyi dan eksklusif. Di Jakarta, pendekatan ini berkembang dalam berbagai bentuk. Ada yang benar-benar menggunakan akses tersembunyi, ada yang hadir di balik bangunan dengan tampilan sederhana, dan ada pula yang lebih mengandalkan konsep, desain, musik, serta pengalaman cocktail untuk menciptakan suasana yang berbeda.
Berikut tujuh rekomendasi speakeasy bar di Jakarta.
1. De Tiger Bar

Berada di kawasan Kota Tua Jakarta, De Tiger Bar membawa konsep Far East Speakeasy ke dalam bangunan bersejarah House of Tugu. Lokasinya memberikan pengalaman yang cukup berbeda dari cocktail bar di kawasan Jakarta Selatan karena atmosfer Old Batavia menjadi bagian penting dari identitas tempat ini.
De Tiger mengambil inspirasi dari sejarah perdagangan Asia dan kisah lokal yang kemudian diterjemahkan ke dalam desain, musik, serta cocktail. Salah satu cerita yang menjadi bagian dari identitas bar adalah legenda harimau Jawa bernama Merem. Narasi tersebut turut hadir dalam sejumlah cocktail yang ditawarkan, termasuk Taman Merem dan Siam.
De Tiger cocok untuk Kamu yang menikmati cocktail dengan unsur storytelling. Setiap elemen terasa memiliki konteks, sehingga pengalaman berada di dalam bar tidak hanya berpusat pada minuman, tetapi juga atmosfer dan cerita yang membentuk identitasnya.
Lokasi : Jl. Kali Besar Barat No. 27, Roa Malaka, Tambora, Jakarta Barat, DKI Jakarta 11230.
Jam operasional : 04:00 PM – 12:00 AM, dengan waktu tutup lebih larut pada Jumat dan Sabtu.
2. TRUCE

Di kawasan SCBD yang identik dengan restoran dan nightlife, TRUCE menawarkan pendekatan yang lebih tenang. Bar ini mengadopsi filosofi yang terinspirasi dari Jepang dengan perhatian terhadap keseimbangan, ketenangan, dan presisi dalam setiap elemen pengalaman.
TRUCE dikenal dengan konsep slow bar, sehingga proses menikmati cocktail menjadi bagian dari pengalaman. Alih-alih menghadirkan menu yang terasa berlebihan, pendekatannya lebih minimalis dengan perhatian terhadap teknik dan karakter bahan.
TRUCE cocok untuk Kamu yang ingin menikmati cocktail dalam suasana yang lebih tenang. Tempat ini dapat menjadi pilihan untuk percakapan panjang, pertemuan dalam kelompok kecil, atau sekadar menikmati minuman sambil memperhatikan proses bartender.
Salah satu highlight TRUCE adalah pendekatan slow bar dan program cocktail yang terus berkembang. Venue ini juga memiliki agenda tertentu seperti Highball Monday dan Golden Hour yang dapat menjadi alasan tambahan untuk datang pada hari tertentu.
Lokasi : Fairgrounds SCBD Lot 14, Jl. Jenderal Sudirman Kav. 52–53, Senayan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12190.
Jam operasional : 05:00 PM – 1:00 AM, dengan waktu tutup lebih larut pada Jumat dan Sabtu.
3. Tara

Berada di kawasan Senopati, Tara menghadirkan suasana cocktail bar yang terasa seperti rumah pribadi. Konsepnya dibentuk oleh perjalanan lintas budaya Asia Selatan, Asia Tenggara, dan Jakarta yang menjadi bagian dari cerita para pendirinya.
Salah satu elemen menarik dari Tara adalah kisah di balik identitasnya. Logo bar ini terinspirasi dari teko perak milik nenek buyut salah satu pendirinya yang melakukan perjalanan dari Pakistan menuju India saat Partition 1947. Cerita tersebut kemudian diterjemahkan ke dalam atmosfer dan pengalaman di dalam bar.
Menu makanan dan cocktail juga mengikuti pendekatan yang sama. Berbagai hidangan mengambil inspirasi dari perjalanan, memori, dan budaya yang berbeda. Lamb Momo dan Ayam Goreng-inspired Bread and Butter menjadi contoh bagaimana referensi kuliner dapat diolah ke dalam menu bar.
Tara cocok untuk Kamu yang mencari cocktail bar dengan suasana intimate dan cerita budaya yang kuat. Interior yang menyerupai rumah membuat tempat ini terasa lebih personal dibandingkan bar dengan konsep nightlife yang besar.
Highlight Tara terletak pada suasana rumah, koleksi benda personal, serta cocktail dan makanan yang terinspirasi dari berbagai budaya. Untuk pengalaman yang lebih lengkap, Kamu dapat datang bersama kelompok kecil dan memesan beberapa menu untuk dinikmati bersama.
Lokasi : Jl. Senopati No. 71–75, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12110.
Jam operasional: 05:00 PM – 1:00 AM
4. Bar Kotak

Berada di area The Bimasena, The Dharmawangsa, Bar Kotak membawa pendekatan Nusantara ke dalam pengalaman cocktail bar. Namanya terinspirasi dari bentuk kotak, sementara interiornya dirancang dengan suasana yang lebih menyerupai ruang tamu personal.
Karakter tersebut membuat Bar Kotak terasa lebih santai dan hangat. Cocktail menjadi bagian utama pengalaman, sementara pendekatan terhadap bahan lokal memberikan identitas tersendiri pada menu.
Bar Kotak menarik untuk Kamu yang ingin menikmati cocktail dengan atmosfer yang lebih relaxed. Konsep Nusantara terasa melalui pilihan rasa dan elemen interior, sementara suasana ruang tamu membuatnya cocok untuk menghabiskan waktu lebih lama.
Salah satu highlight yang dapat ditemukan adalah eksplorasi bahan lokal dalam cocktail dan mocktail. Zandaka, misalnya, menggunakan kombinasi semangka, nanas, serai, dan mint untuk menghasilkan minuman yang terasa ringan dan menyegarkan.
Lokasi : Bar Kotak berlokasi di The Bimasena, Jl. Dharmawangsa Raya No. 23, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12160.
Jam operasional : 12.00 pm – 12.00 am
5. FOOGU

FOOGU menghadirkan sisi nightlife Jakarta yang lebih ekspresif. Berlokasi di Gunawarman, bar ini menggabungkan cocktail, musik, desain interior, dan komunitas dalam satu pengalaman yang terasa lebih dinamis.
FOOGU mengambil sejumlah inspirasi dari Jepang, terutama dalam penamaan dan pendekatan minumannya. Namun, karakter keseluruhannya tetap playful dan kontemporer. Interior dengan nuansa retro, pencahayaan temaram, dan elemen dekoratif membuat atmosfernya terasa cocok untuk agenda malam yang lebih panjang.
FOOGU dapat menjadi pilihan untuk Kamu yang ingin menikmati cocktail sambil merasakan energi nightlife Jakarta. Tempat ini lebih cocok untuk malam yang ingin diisi dengan musik, percakapan, dan suasana yang lebih hidup.
Highlight-nya terletak pada desain retro, cocktail yang terinspirasi Jepang, serta berbagai program dan kolaborasi yang membuat pengalaman di FOOGU terus berkembang. Untuk menghindari antrean, terutama pada akhir pekan, reservasi lebih awal dapat menjadi pilihan.
Lokasi : Jl. Gunawarman No. 79, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12110.
Jam Operasional : 07:00 pm – 2:00 am dan dapat buka hingga pukul 03.00 am pada akhir pekan.
6. Dualism

Dualism membawa pengalaman cocktail ke arah yang lebih eksperimental. Konsep utamanya berangkat dari gagasan bahwa satu bahan dasar dapat diterjemahkan menjadi dua ekspresi rasa yang berbeda.
Menu perdananya, Chapter I: The Founders, dikembangkan oleh Ghalim Pati dan Aldho Goenawan. Beberapa cocktail mengeksplorasi pasangan karakter yang kontras, seperti bold dan delicate atau intens dan ringan.
Pendekatan tersebut membuat pengalaman minum di Dualism terasa seperti eksplorasi. Kamu tidak hanya memilih cocktail berdasarkan nama atau bahan, tetapi dapat membandingkan bagaimana satu konsep diterjemahkan melalui dua rasa berbeda.
Dualism cocok untuk Kamu yang tertarik dengan cocktail eksperimental dan konsep yang memiliki narasi. Pengalaman paling menarik dapat diperoleh dengan mencoba dua ekspresi cocktail sekaligus untuk memahami perbedaan karakter yang ditawarkan.
Highlight Dualism terletak pada konsep dua ekspresi, desain futuristis, serta menu yang terus mengeksplorasi hubungan antara bahan, teknik, dan rasa. Chapter I: The Founders menjadi salah satu bagian penting dari identitas awal bar ini.
Lokasi : SOL Collective Space, SCBD, Jl. Jenderal Sudirman Kav. 52–53 Lot 17A, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12190.
Jam operasional : 07.00 pm hingga 02.00 am pada Selasa–Kamis dan hingga pukul 03.00 pada Jumat–Sabtu.
7. Unfinished Project
Berada di kawasan Wijaya, Unfinished Project membawa konsep cocktail ke arah yang lebih eksperimental. Nama tersebut merefleksikan gagasan bahwa proses kreatif tidak pernah benar-benar selesai, termasuk dalam menciptakan minuman dan pengalaman baru di balik bar.
Interiornya memiliki karakter industrial dengan suasana yang relatif santai. Salah satu hal yang membuat tempat ini menarik adalah keberaniannya mengeksplorasi bahan lokal dan profil rasa yang tidak selalu ditemukan dalam cocktail klasik.
Unfinished Project cocok untuk Kamu yang sudah cukup familiar dengan cocktail dan ingin mencoba kombinasi rasa yang lebih tidak terduga. Pendekatan bar ini memberikan ruang bagi bartender untuk bereksperimen dengan bahan dan teknik.
Salah satu minuman yang dapat menjadi pilihan adalah Ebijou. Namun, karena menu eksperimental dapat berubah, menanyakan kreasi terbaru kepada bartender menjadi cara yang lebih menarik untuk menikmati pengalaman di sini.
Lokasi : Jl. Wijaya I No. 64, Petogogan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12170.
Jam Operasional : 06:00 pm – 02:00 am
Tujuh speakeasy dan cocktail bar ini memiliki karakter yang berbeda. De Tiger menawarkan pengalaman dengan storytelling dan nuansa sejarah Jakarta, sementara TRUCE membawa pendekatan slow bar yang lebih tenang. Tara memiliki atmosfer seperti rumah dengan cerita lintas budaya, sedangkan Bar Kotak menghadirkan pendekatan Nusantara dalam suasana yang lebih hangat.
Untuk Kamu yang menyukai nightlife dengan energi lebih ekspresif, FOOGU dapat menjadi pilihan. Dualism menawarkan pengalaman cocktail yang konseptual dan eksperimental, sementara Unfinished Project memberikan ruang untuk mengeksplorasi rasa yang lebih tidak terduga.
FAQ tentang Speakeasy Bar di Jakarta
Apa itu speakeasy bar?
Speakeasy bar merupakan konsep bar yang identik dengan suasana tersembunyi, intimate, dan memiliki atmosfer yang lebih eksklusif. Konsep ini berakar dari era Prohibition di Amerika Serikat ketika tempat minum beroperasi secara tersembunyi. Dalam perkembangan bar modern, istilah speakeasy juga digunakan untuk menggambarkan venue dengan akses, desain, atau atmosfer yang dibuat lebih discreet.
Apa saja speakeasy bar yang direkomendasikan di Jakarta?
Beberapa tempat yang dapat masuk dalam daftar eksplorasi adalah De Tiger Bar di Kota Tua, TRUCE di SCBD, Tara di Senopati, Bar Kotak di Dharmawangsa, FOOGU di Gunawarman, Dualism di SCBD, dan Unfinished Project di Wijaya.
Apakah speakeasy bar di Jakarta harus memiliki pintu tersembunyi?
Tidak selalu. Konsep speakeasy modern tidak selalu menggunakan pintu rahasia. Beberapa venue lebih menonjolkan suasana intimate, pencahayaan temaram, desain yang discreet, konsep cocktail, atau pengalaman yang terasa lebih personal.
Apakah perlu reservasi untuk mengunjungi speakeasy bar di Jakarta?
Reservasi sangat disarankan, terutama pada Jumat dan Sabtu malam. Kapasitas beberapa cocktail bar relatif terbatas sehingga reservasi dapat membantu memastikan ketersediaan tempat. Kamu juga sebaiknya memeriksa kebijakan masing-masing venue sebelum datang.
Apa yang perlu diperhatikan sebelum datang ke cocktail bar Jakarta?
Periksa jam operasional terbaru, kebijakan reservasi, dress code jika tersedia, serta program atau menu yang sedang berlangsung. Informasi operasional bar dapat berubah mengikuti acara dan kebijakan venue.
Apa speakeasy bar cocok untuk date night?
Beberapa speakeasy bar cocok untuk date night karena menawarkan suasana yang lebih intimate dan tidak terlalu terang. Tara dan TRUCE, misalnya, dapat menjadi pilihan bagi Kamu yang menginginkan percakapan lebih tenang, sementara Dualism cocok untuk date night yang ingin diisi dengan eksplorasi cocktail.
