hemat

Memerangi Limbah Makanan: Gerakan “Menyelamatkan Pangan” di Indonesia

/

Setiap piring makanan yang tidak dimakan dan setiap potongan buah yang dibuang merupakan krisis global limbah makanan. Dengan statistik yang mengkhawatirkan bahwa sekitar 1,3 miliar ton makanan—setara dengan sekitar sepertiga dari total produksi pangan—terbuang sia-sia, maka urgensi untuk mengatasi masalah ini tidak bisa dilebih-lebihkan. Indonesia tidak asing dengan masalah ini, Badan Pangan Nasional (Bapanas) mengungkapkan bahwa rata-rata orang membuang antara 115 hingga 184 kg sampah makanan setiap tahunnya. Namun, dalam menghadapi permasalahan yang memprihatinkan tersebut, Indonesia mengambil langkah proaktif yang dipimpin oleh gerakan “Hemat Pangan”. Digagas pemerintah melalui Bapanas, gerakan “Hemat Pangan” merupakan upaya gabungan antara pemerintah dan swasta. Baca: