Fashion

Pesona Vintage: Rekomendasi 4 Brand Lokal untuk Tampilan Terinspirasi Rukayah ‘Gadis Kretek’

/

Daya tarik fesyen vintage, seperti yang ditampilkan Rukayah dalam ‘Gadis Kretek’, telah membangkitkan kembali daya tarik kemeja feminin berkerah lebar yang tak lekang oleh waktu. Merangkul kebangkitan ini, berikut adalah beberapa merek lokal yang menawarkan kemeja terinspirasi vintage yang menggemaskan untuk membantu Anda menyalurkan gaya chic yang dipamerkan Rukayah di layar. Dear Soesan Bagi pecinta kaos taplak meja, Dear Soesan menghadirkan koleksi kaos yang menampilkan potongan khas kaos vintage dan detail menawan dari bahan taplak meja. Baca: Billie Eilish Kenakan Sweater Karya Desainer Bandung Brand lokal ini juga memadukan material renda untuk menambah detail menawan pada beberapa pakaiannya. Dengan ketersediaan

Koleksi Tas Ende Meriahkan Times Square New York

/

Pemandangan Times Square yang ramai di New York menjadi tuan rumah bagi pameran Ende yang penuh semangat dan merangkum budaya Indonesia. Dengan setiap produk yang mereka perkenalkan, dapat menghidupkan kain tradisional Indonesia, memadukannya dengan kulit premium dan pengerjaan desain yang sempurna. Baca: Kejutan Birkin Drake Kreasi tas buatannya tidak hanya memancarkan standar kualitas internasional namun juga mencerminkan kekayaan dan keberagaman warisan Indonesia. Salah satu pendirinya, Novita Dewi, sambil berseri-seri dengan bangga, dengan tepat mengatakan, “Ende bukan sekadar merek. Ini adalah komitmen kami untuk mengungkap keindahan budaya Indonesia ke seluruh dunia.” Sentimen ini tidak hanya tinggal dalam kata-kata saja. Tetapi secara

Karya Indonesia di Front Row Paris 2023

/

Front Row Paris, sebuah acara tahunan yang terhormat, bekerja sama dengan Indonesia International Modest Fashion Festival (IN2MF), yang menekankan keberlanjutan dan merayakan sastra Indonesia dalam dunia fashion. Diprakarsai oleh Indonesian Fashion Chamber (IFC) dan Ditali Cipta Creative, keikutsertaan Front Row Paris merupakan langkah strategis untuk menonjolkan desainer dan brand fashion Indonesia di kancah dunia.  Didukung oleh otoritas keuangan pusat Indonesia, Bank Indonesia (BI), dan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah RI, kolaborasi ini diharapkan dapat menarik khalayak luas di Eropa, sehingga membuka jalan bagi upaya bisnis masa depan antara pasar Eropa dan desainer Indonesia. Tema IN2MF tahun ini di

Kebangkitan Fashion Ramah Lingkungan di Indonesia

/

Industri fashion, sektor krusial yang bertanggung jawab untuk memenuhi kebutuhan sandang masyarakat, harus beradaptasi dengan permintaan masyarakat dan tren yang selalu berubah.  Sayangnya, meningkatnya permintaan telah menyebabkan peningkatan yang signifikan dalam limbah yang dihasilkan oleh industri.  Menurut aktivis Zero Waste Indonesia, Syarifa Yurizdiana, data global menunjukkan bahwa sampah tekstil mencapai 92 ton per tahun, setara dengan satu truk sampah yang tiba di TPA setiap detik. Persoalan limbah tekstil di Indonesia tidak semata-mata dikaitkan dengan konsumen; produsen juga berperan.  Industri fashion, sebagai salah satu yang terbesar di negara itu, memberikan kontribusi signifikan terhadap emisi gas dan polusi air, menempati peringkat kedua

Air Kelapa Disulap Menjadi Kulit Ramah Lingkungan

//

Siapa sangka air kelapa, minuman tropis menyegarkan yang kita semua sukai, bisa digunakan untuk menciptakan mode berkelanjutan?  Malai, sebuah perusahaan inovatif dari India, telah melakukannya!  Mereka telah mengembangkan proses inovatif untuk mengubah air kelapa menjadi pengganti bahan kulit, mengurangi kebutuhan akan kulit binatang di industri fashion. Jadi, bagaimana Malai melakukannya?  Mereka menggunakan bakteri selulosa untuk melakukan keajaiban pada air kelapa, mengubahnya menjadi bahan serbaguna yang dapat meniru sifat kulit hewan.  Ide jenius ini muncul dari kesadaran akan potensi besar limbah air kelapa, dan mereka ingin menemukan cara untuk memanfaatkannya secara efektif. Prosesnya dimulai dengan mengumpulkan air kaya manfaat ini, yang

/

Koleksi Tas Ende Meriahkan Times Square New York

Pemandangan Times Square yang ramai di New York menjadi tuan rumah bagi pameran Ende yang penuh semangat dan merangkum budaya Indonesia. Dengan setiap produk yang mereka perkenalkan, dapat menghidupkan kain tradisional Indonesia, memadukannya dengan kulit premium dan pengerjaan desain yang sempurna. Baca:

/

Karya Indonesia di Front Row Paris 2023

Front Row Paris, sebuah acara tahunan yang terhormat, bekerja sama dengan Indonesia International Modest Fashion Festival (IN2MF), yang menekankan keberlanjutan dan merayakan sastra Indonesia dalam dunia fashion. Diprakarsai oleh Indonesian Fashion Chamber (IFC) dan Ditali Cipta Creative, keikutsertaan Front Row Paris merupakan

/

Kebangkitan Fashion Ramah Lingkungan di Indonesia

Industri fashion, sektor krusial yang bertanggung jawab untuk memenuhi kebutuhan sandang masyarakat, harus beradaptasi dengan permintaan masyarakat dan tren yang selalu berubah.  Sayangnya, meningkatnya permintaan telah menyebabkan peningkatan yang signifikan dalam limbah yang dihasilkan oleh industri.  Menurut aktivis Zero Waste Indonesia, Syarifa

//

Sorotan Gaya Sustainable: Permata Fashion Bali

Bali bersinar sebagai mercusuar harapan di tengah lautan konsumsi berlebihan dan ketidaklestarian dunia fashion.  Mari kita jelajahi kisah enam perusahaan perintis yang merevolusi industri dengan prinsip beretika dan sustainable sambil mengangkat derajat masyarakat dan menjaga lingkungan. Pertama, Indosole, dipuji oleh organisasi lingkungan

/

Model Muda Indonesia di Runway Kelas Dunia 2022

Hebohnya berita soal Paris Fashion Week 2022 akhir-akhir ini, ternyata berdampak pula pada terkuaknya kisah para anak bangsa yang membanggakan dan berkecimpung secara nyata di ranah fashion internasional. Siapa saja mereka? Rizal Rama Model berusia 21 tahun asal Surabaya ini, memiliki karakteristik